Selasa, 20 Desember 2011

Sifat dan Ciri Pancasila

. Selasa, 20 Desember 2011
1 komentar

Sila yang satu dengan yang lain sangat berhubungan dan tidak bisa dipisahkan dalam pancasila.
Sifat dan ciri Pancasila sebagai berikut.
  1. Sistematis (runtun): tidak boleh ditukar urutannya
  2. Kesatuan totalitas yang organis (utuh, manunggal, senyawa): tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain
Hubungan kedua ciri dan sifat Pancasila tersebut digambarkan dalam bentuk hierarkis paramida sebagai berikut.
Artinya: 
Sila I mendasari dan menjiwai sila II, III, IV dan V
Sila II dijiwai oleh sila I dan bersama - sama menjiwai sila III, IV, dan V
Sila III dijiwai oleh sila I dan II dan bersama - sama menjiwai sila IV dan V
Sila IV dijiwai oleh sila I, II, dan III dan bersama - sama menjiwai sila V
Sila V dijiwai oleh sila I, II, III, IV 

Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak terpisahkan. Apabila sila - sila dalam Pancasila dipisahkan satu dengan yang lainnya akan berdampak:
  1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, apabila tidak dikaitkan dengan sila lainnya dapat menimbulkan negara teokrasi yang absolut
  2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, apabila tidak dikatikan dengan sila lainnya menimbulkan kosmopolitanisme yakni paham yang tidak mengakui negara nasional
  3. Sila Persatuan Indonesia, aapabila dikatikan dengan sila lainnya dapat menimbulkan chauvinisme yakni mengagungkan bangsa sendiri dan merendahkan bangsa lain
  4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, apabila tidak dikatikan dengan sila yang lainnya dapat menimbulkan demokrasi liberal
  5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, apabila tidak dikatikan dengan sila lainnya dapat mengakibatkan komunisme dan sosialisme yang ateis

1 komentar:

Gabriela Isabela mengatakan...

Terima kasih banyakk..


 
 
 
 
Using Xclear | Bloggerized by Themescook | Edited by Leonheart