Selasa, 02 Maret 2010

Bagaimana Terbentuknya Gunung Es ?

. Selasa, 02 Maret 2010
0 komentar


Dalam pandangan kita gunung-gunung es itu merupakan benda yang menarik dan mengasyikkan untuk ditonton. Tetapi gunung-gunung es itu sebenarnya merupakan benda yang sangat berbahaya bagi kapal-kapal laut bilamana gunung es itu mengapung ke jurusan jalur perjalanan kapal. Salah satu mala petaka terbesar yang pernah terjadi di lautan ialah tatkala kapal "Titanic" menabrak sebuah gunung es pada malam hari tanggal 14 April tahun 1912, sehingga 1.513 orang telah mati tenggelam menjadi korban.

          Sebuah gunung es adalah sepotong gletser yang telah mengapung lepas dari daratan. Terbentuknya gunung es ini oleh karena gletser, yang merupakan arus gelombang es yang meluncur turun itu, mendorong lembah-lembah es di daratan itu sampai mencapai laut. Bagian ujung daripada gletser ini patah bila sampai di laut dan sisanya itulah yang mengapung menjadi gunung es.


          Sebagian gletser itu tidak sampai berhasil mencapai laut terbuka, tetapi berhenti di lembah-lembah yang letaknya dalam dan berdinding curam. Lembah-lembah itu disebut "fyord". Gunung-gunung es itu mengapung terus menuju lautan dari fyord-fyord ini. Beberapa arus gletser itu bagian ujungnya terkikis sendiri atau melebur sehingga dihempaskan kembali oleh ombak. Dengan demikian terbentuklah semacam jalur "kaki" es, yang tenggelam di bawah permukaan air. Batang jalur es semacam ini sewaktu-waktu bisa patah remuk, lalu timbul dengan tiba-tiba di atas permukaan air sebagai gunung es.

          Bentuk dan ukuran besarnya gunung es itu berbeda-beda. Yang kecil-kecil meliputi garis penampang 20 sampai 30 kaki dan sering disebut "growler" oleh para pelaut. Tetapi yang lebih umum ialah gunung-gunung es yang berukuran ratusan kaki. Bahkan ada gunung es raksasa yang pernah disaksikan orang dengan ukuran panjang setengah mil.

          Kadar es pada gunung es itu hanya meliputi delapan per sembilan beratnya dibandingkan dengan kadar berat air laut. Dengan demikian hanya satu per sembilan dari gunung es itu yang muncul di atas permukaan air laut, dan delapan per sembilannya tersembunyi di bawah permukaan air dan tidak kelihatan. Jadi apabila kita melihat sebuah gunung es yang muncul 150 kaki di atas permukaan air laut, maka ia bisa membentang 1000 kaki di bawah permukaan air. Jumlah es yang dikandung oleh sebuah gunung es adalah hampir-hampir tak terbilang lagi. Tahukan anda bahwa banyak dari antara gunung es itu beratnya berkisar sampai 200.000.000 ton ?

          Oleh karena gunung-gunung es itu membentang begitu luas di bawah permukaan air laut, maka mereka tidak mengapung menurut arah hembusan angin, melainkan mengikuti arus gelombang air laut. Kebanyakan dari gunung es itu terbawa hanyut ke daerah yang lebih panas iklimnya, sehingga di situlah mereka menjadi cair. Sedikit sekali di antaranya yang bisa bertahan diri lebih lama bila telah berpapasan dengan Arus.Teluk yang panas itu di sebelah Timur New Foundland, Canada. Tetapi justru gunung-gunung es itulah yang merupakan ancaman maut bagi kapal-kapal yang berlayar di sekitar perairan itu. Maka oleh sebab itulah Dinas Keamanan Pengawalan Pantai Amerika Serikat membentuk suatu jaringan patroli tetap di sekitar tempat ini untuk memberi isyarat peringatan kepada kapal-kapal tentang letaknya gunung es itu.

0 komentar:

 
 
 
 
Using Xclear | Bloggerized by Themescook | Edited by Leonheart